<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>PEMBINAAN DAN PENGEMBANGAN KOTA AMBON DI TINJAU DARI PERSPEKTIF BUDAYA DAN HUKUM Archives - Fakultas Hukum Universitas Pattimura</title>
	<atom:link href="https://fh.unpatti.ac.id/tag/pembinaan-dan-pengembangan-kota-ambon-di-tinjau-dari-perspektif-budaya-dan-hukum/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://fh.unpatti.ac.id/tag/pembinaan-dan-pengembangan-kota-ambon-di-tinjau-dari-perspektif-budaya-dan-hukum/</link>
	<description>Ad Augusta Per Angusta</description>
	<lastBuildDate>Mon, 14 Dec 2015 04:28:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://fh.unpatti.ac.id/wp-content/uploads/2020/05/favicon.ico</url>
	<title>PEMBINAAN DAN PENGEMBANGAN KOTA AMBON DI TINJAU DARI PERSPEKTIF BUDAYA DAN HUKUM Archives - Fakultas Hukum Universitas Pattimura</title>
	<link>https://fh.unpatti.ac.id/tag/pembinaan-dan-pengembangan-kota-ambon-di-tinjau-dari-perspektif-budaya-dan-hukum/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>PEMBINAAN DAN PENGEMBANGAN  KOTA  AMBON  DI TINJAU DARI PERSPEKTIF BUDAYA DAN HUKUM</title>
		<link>https://fh.unpatti.ac.id/pembinaan-dan-pengembangan-kota-ambon-di-tinjau-dari-perspektif-budaya-dan-hukum/</link>
					<comments>https://fh.unpatti.ac.id/pembinaan-dan-pengembangan-kota-ambon-di-tinjau-dari-perspektif-budaya-dan-hukum/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[FHukum CMSMaster]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Dec 2015 04:28:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Tata Negara / Hukum Administrasi Negara]]></category>
		<category><![CDATA[PEMBINAAN DAN PENGEMBANGAN KOTA AMBON DI TINJAU DARI PERSPEKTIF BUDAYA DAN HUKUM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://103.56.70.113/index.php/2015/12/14/pembinaan-dan-pengembangan-kota-ambon-di-tinjau-dari-perspektif-budaya-dan-hukum/</guid>

					<description><![CDATA[<p>PEMBINAAN DAN PENGEMBANGAN  KOTA  AMBON  DI TINJAU DARI PERSPEKTIF BUDAYA DAN HUKUM   Oleh : M.J.Saptenno     A.      Pengantar. Menarik untuk dikaji tema yang diusung oleh  pasangan calon ini, yakni  “Benahi Ambon ( Membangun Negeri Menata Kota  )”. Hal ini merupakan isu aktual  dan  perlu mendapat perhatian bersama dari semua elemen masyarakat, karena kota [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://fh.unpatti.ac.id/pembinaan-dan-pengembangan-kota-ambon-di-tinjau-dari-perspektif-budaya-dan-hukum/">PEMBINAAN DAN PENGEMBANGAN  KOTA  AMBON  DI TINJAU DARI PERSPEKTIF BUDAYA DAN HUKUM</a> appeared first on <a href="https://fh.unpatti.ac.id">Fakultas Hukum Universitas Pattimura</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"><strong><span style="font-size: 16.0pt; line-height: 115%;">PEMBINAAN DAN PENGEMBANGAN  KOTA  AMBON  DI TINJAU DARI PERSPEKTIF BUDAYA DAN HUKUM </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"><strong>Oleh : M.J.Saptenno</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong> </strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong> </strong></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="text-align: justify; text-indent: -18.0pt; mso-list: l1 level1 lfo1;"><!--[if !supportLists]--><strong>A.<span style="font-weight: normal; font-stretch: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-family: 'Times New Roman';">      </span></strong><!--[endif]--><strong>Pengantar.</strong></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify; text-indent: 36.0pt;">Menarik untuk dikaji tema yang diusung oleh  pasangan calon ini, yakni  “<em>Benahi Ambon ( Membangun Negeri Menata Kota  )”</em>. Hal ini merupakan isu aktual  dan  perlu mendapat perhatian bersama dari semua elemen masyarakat, karena kota Ambon yang tercabik-cabik akibat konflik, membutuhkan pikiran cerdas untuk menatanya lagi,  agar  menjadi kota dengan icon  atau julukan  tertentu   sehingga  menjadi  idaman semua orang bukan saja warga kota Ambon, namun siapa saja yang  berkunjung ke Ambon, setelah kembali pasti mempunyai kesan tersendiri.</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify;">                Membenahi kota Ambon dalam waktu sekecap  sebenarnya, bukanlah suatu pekerjaan yang mudah, sebab selama beberapa tahun menjadi berantakan, baik secara fisik maupun non fisik. Oleh karena itu  perlu pendekatan tertentu secara komprehensif, sehingga Ambon kembali gemilang seperti  pada  masa pemerintahan   Kolonel ( Purn ) Dicky Wattimena ( almarhum ), telah membangun dan   membenahi kota Ambon begitu baik,  sehingga mendapat  Adipura sebagai lambang supremasi sebuah  kota terbersih, tertata dan tertib.</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify;">                Siapapun yang akan menjadi walikota yang akan datang pasti berhadapan dengan kasus-kasus yang sifatnya konvensional maupun kasus-kasus yang   boleh dikatakan spesifik, akibat munculnya berbagai fenomena maupun berbagai kenyataan hidup  dalam masyarakat kota  Ambon yang sangat hetrogen. Hal ini  terkait erat  dengan  latar belakang pendidikan, budaya, agama, suku, etnis  yang membentuk karakter individu maupun kelompok .</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify;">                Disamping itu,   kurang jalas arah kebijakan pemerintah  terkait dengan soal-soal  pertahanan dan  keamanan termasuk masalah-masalah  hukum .  Ketidaktegasan pemerintah dalam rangka penegakan hukum,  menimbulkan berbagai masalah serius yang harus ditangani secara baik baik dan menyeluruh .</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify; text-indent: -18.0pt; mso-list: l1 level1 lfo1;"><!--[if !supportLists]--><strong>B.<span style="font-weight: normal; font-stretch: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-family: 'Times New Roman';">      </span></strong><!--[endif]--><strong>Rumusan Masalah</strong></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify; text-indent: -18.0pt; mso-list: l1 level1 lfo1;"><!--[if !supportLists]--><strong>C.<span style="font-weight: normal; font-stretch: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-family: 'Times New Roman';">      </span></strong><!--[endif]--><strong>Pemabahasan</strong></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify;"> </p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify; text-indent: -18.0pt; mso-list: l1 level1 lfo1;"><!--[if !supportLists]--><strong>D.<span style="font-weight: normal; font-stretch: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-family: 'Times New Roman';">      </span></strong><!--[endif]--><strong>Berbagai  Bidang  Yang Harus Dibenahi Oleh  Pemeirntah  Kota Ambon   antara laIn</strong></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 54.0pt; mso-add-space: auto; text-align: justify; text-indent: -18.0pt; mso-list: l0 level1 lfo2;"><!--[if !supportLists]--><strong>1.<span style="font-weight: normal; font-stretch: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-family: 'Times New Roman';">       </span></strong><!--[endif]--><strong>Bidang Hukum</strong></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 72.0pt; mso-add-space: auto; text-align: justify; text-indent: -18.0pt; mso-list: l2 level1 lfo3;"><!--[if !supportLists]--><strong>a.<span style="font-weight: normal; font-stretch: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-family: 'Times New Roman';">       </span></strong><!--[endif]--><strong>Masalah Tanah dan batas-batas tanah antar Negeri/Desa</strong></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 72.0pt; mso-add-space: auto; text-align: justify;">Pasca konflik masalah tanah menjadi menjadi mencuat kepermukaan, baik menyangkut kepemilikan  maupun batas-batas  dan bukti-bukti kepemilikan.  Disamping itu muncul juga masalah-masalah batas tanah antara negeri/desa dimana masing-masing pihak saling mengklaim, namun tidak diikuti dengan bukti-bukti yang kuat secara yuridis. Tanah semakin terbatas, namun sampai saat ini masyarakat kota Ambon  manjadi ketagihan  menjual tanah yang kedudukannya strategis dan mulai tersingkir pada wilayah-wilayah pegunungan  yang rapuh bemcana longsor.</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 72.0pt; mso-add-space: auto; text-align: justify;">Banyak tanah adat yang diperjual belikan oleh marga-marga atau keluarga  tertentu dan mengabaikan hukum adat yang berlaku dalam negeri tersebut. Saling klaim tentang tanah adat ( tanah petuanan ) , tanah dati, tanah pusaka dan sebagainya tanpa memperlihatkan bukti-bukti yang jelas mengakibatkan ketidakpastian hukum dan hak.</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 72.0pt; mso-add-space: auto; text-align: justify; text-indent: -18.0pt; mso-list: l2 level1 lfo3;"><!--[if !supportLists]--><strong>b.<span style="font-weight: normal; font-stretch: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-family: 'Times New Roman';">      </span></strong><!--[endif]--><strong>Revitalisasi Hukum Adat dan adat </strong></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 72.0pt; mso-add-space: auto; text-align: justify;">Pemerintah kota Ambon telah melahirkan Peraturan Daerah Kota Ambon tentang Sistem Pemerintahan Adat, tetapi belum sepenuhnya mampu mendorong percepatan revitalisasi hukum adat dan adat istiadat. Kebijakan Pemerintah kota untuk membentuk <em>Kewang</em> pada tingkat Kelurahan merupakan suatu kebijakan yang keliru, karena tidak sesuai dengan hakikat dan eksistensi <em>Kewang</em> dalam struktur pemerintahan adat.</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 72.0pt; mso-add-space: auto; text-align: justify;">Semakin lunturnya praktek adat istiadat pada masyarakat kota, pada hal hampir semua negeri di dalam wilayah kota Ambon mendeklarasikan diri sebagai negeri adat.</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 72.0pt; mso-add-space: auto; text-align: justify; text-indent: -18.0pt; mso-list: l2 level1 lfo3;"><!--[if !supportLists]-->c.<span style="font-stretch: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-family: 'Times New Roman';">       </span><!--[endif]--><strong>Proses Pengangkatan Raja Sebagai Kepala Persekutuan Masyarakat Hukum Adat.</strong></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 72.0pt; mso-add-space: auto; text-align: justify;">Proses pengangkatan raja pada negeri negeri tertentu berdasarkan turunan  atau mata rumah parentah, masih menyisakan persoalan yang perlu dikaji dan diberikan pemahaman yang lebih baik, terutama  kepada warga masyarakat, khsusunya masyarakat adat.</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 72.0pt; mso-add-space: auto; text-align: justify; text-indent: -18.0pt; mso-list: l2 level1 lfo3;"><!--[if !supportLists]-->d.<span style="font-stretch: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-family: 'Times New Roman';">      </span><!--[endif]--><strong>Lingkungan Hidup</strong></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 72.0pt; mso-add-space: auto; text-align: justify;">Kesadaran masyarakat kota tentang perlindungan dan penataan lingkungan  hidup masih sangat kurang. Masyarakat membuang sampah disembarang tempat terutama di kali/sungai, dan juga dibuang langsung  laut, yang memngkaibtkan polusi dan mengarah pada pencemaran lingkungan hidup. Teluk Ambon yang begitu  indah hampir setiap hari dihiasi dengan berton-ton sampah rumah tangga.</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 72.0pt; mso-add-space: auto; text-align: justify; text-indent: -18.0pt; mso-list: l2 level1 lfo3;"><!--[if !supportLists]--><strong>e.<span style="font-weight: normal; font-stretch: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-family: 'Times New Roman';">      </span></strong><!--[endif]--><strong>Pelanggaran Lalulintas Jalan Raya</strong></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 72.0pt; mso-add-space: auto; text-align: justify;">Beberapa tahun terkahir ini pemerintah provinsi maupun kota Ambon, membenahi jalan-jalan utama menjelang iven internasional sail banda Tahun 2010. Dalam kenyataan semakin jalan diperlabar  semakin banyak korban kecelakaan lalulintas jalan raya.  Faktor penyebabnya adalah manusia sebagai subyek yang mengendalikan kenderaan itu sendiri.</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 72.0pt; mso-add-space: auto; text-align: justify; text-indent: -18.0pt; mso-list: l2 level1 lfo3;"><!--[if !supportLists]--><strong>f.<span style="font-weight: normal; font-stretch: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-family: 'Times New Roman';">        </span></strong><!--[endif]--><strong>Kekerasan dalam Rumah Tangga ( Perempuan dan Anak )</strong></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 72.0pt; mso-add-space: auto; text-align: justify;">Kekerasan dalam rumah tangga  masih mendominasi kasus-kasus pelanggaran hukum di kota Ambon. Kekerasan bukan saja terjadi terhadap perempuan (isteri ) namun juga terjadi pada anak-anak. Pengetahuan dan pemahaman masyarakat  tentang ketentuan Undang-Undang ini masih kurang dank arena itu perlu dikaji dan disosialisasikan kepada masyarakat.</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 72.0pt; mso-add-space: auto; text-align: justify; text-indent: -18.0pt; mso-list: l2 level1 lfo3;"><!--[if !supportLists]--><strong>g.<span style="font-weight: normal; font-stretch: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-family: 'Times New Roman';">       </span></strong><!--[endif]--><strong>Tingkat Perceraian  masih  tinggi.</strong></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 72.0pt; mso-add-space: auto; text-align: justify;">Kasus-kasus perceraian yang muncul di Pengadilan Negeri maupun Pengadilan Agama,  khususnya oleh warga kota masih tinggi. Perubahan perilaku warga kota yang cenderung lalai dari tanggungjawabnya dalam membina keluarga perlu dicermati dan dikaji.</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 72.0pt; mso-add-space: auto; text-align: justify; text-indent: -18.0pt; mso-list: l2 level1 lfo3;"><!--[if !supportLists]--><strong>h.<span style="font-weight: normal; font-stretch: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-family: 'Times New Roman';">      </span></strong><!--[endif]--><strong>Narkotika dan Obat-obat terlarang ( Narkoba )</strong></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 72.0pt; mso-add-space: auto; text-align: justify;">Pengguna Obat-obat terlarang dikalangan warga kota ternyata bukan hanya pada orang dewasa namun disinyalir telah merambah masuk sampai pada anak-anak usia sekolah.  Hal ini perlu mendapat perhatian serius  karena  pemuda , siswa, mahasiswa adalah  tulang punggung negara sekaligus penerus cita bangsa. Oleh karena itu perlu penelitian dan pengkajian khusus tentang perilaku anak.</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 72.0pt; mso-add-space: auto; text-align: justify; text-indent: -18.0pt; mso-list: l2 level1 lfo3;"><!--[if !supportLists]-->i.<span style="font-stretch: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-family: 'Times New Roman';">         </span><!--[endif]--><strong>Kenakalan Remaja</strong></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 72.0pt; mso-add-space: auto; text-align: justify;">Kenakalan remaja masih merupakan isu menarik yang perlu mendapat penganan secara serius. Generasi muda cenderung hidup apatis dan kurang praoktif menangkap peluang kerja, sehingga lebih suka melalkukan hal-hal yang mengganggu ketertiban masyarakat.</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 72.0pt; mso-add-space: auto; text-align: justify; text-indent: -18.0pt; mso-list: l2 level1 lfo3;"><!--[if !supportLists]--><strong>j.<span style="font-weight: normal; font-stretch: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-family: 'Times New Roman';">        </span></strong><!--[endif]--><strong>Pornografi</strong></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 72.0pt; mso-add-space: auto; text-align: justify;">Semakin  mudahnya mendapatkan alat-alat elektronik dan beredarnya CD-CD Porno atau menonton film-film blue melalui internet, membuat perilaku  masyarakat berubah dan cenderung meniru  dan melakukan perbuatan-perbuatan  yang meresahkan masyarakat.</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 72.0pt; mso-add-space: auto; text-align: justify; text-indent: -18.0pt; mso-list: l2 level1 lfo3;"><!--[if !supportLists]--><strong>k.<span style="font-weight: normal; font-stretch: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-family: 'Times New Roman';">       </span></strong><!--[endif]--><strong>Minuman Keras ( Miras )</strong></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 72.0pt; mso-add-space: auto; text-align: justify;">Minuman keras yang marak dijual oleh para pedagang Kaki Lima ternyata bertentangan dengan ketentuan hukum. Aparat kepolisian belum secara serius menangani hal ini , malah disinyalir terjadi pembiaran.</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 72.0pt; mso-add-space: auto; text-align: justify; text-indent: -18.0pt; mso-list: l2 level1 lfo3;"><!--[if !supportLists]--><strong>l.<span style="font-weight: normal; font-stretch: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-family: 'Times New Roman';">        </span></strong><!--[endif]--><strong>Perkelahian antar Kampung/Negeri/Geng</strong></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 72.0pt; mso-add-space: auto; text-align: justify;">Masih terdapat kelompok –kelompok kecil yang sering dimanfaatkan untuk  melakukan berbagai aktivitas yang pada akhirnya melanggar aturan hukum. Perkelahian yang melibatkan kelompok tertentu masih merupakan isu menarik yang harus dicermati dan dilakukan penanganan secara lebih serius.</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 72.0pt; mso-add-space: auto; text-align: justify; text-indent: -18.0pt; mso-list: l2 level1 lfo3;"><!--[if !supportLists]--><strong>m.<span style="font-weight: normal; font-stretch: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-family: 'Times New Roman';">    </span></strong><!--[endif]--><strong>KKN ( Korupsi, Kolusi, Nepotisme )</strong></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 72.0pt; mso-add-space: auto; text-align: justify;">Korupsi, Kolusi, dan Nepaotisme, senantiasa  hidup subur . Hal itu dilakukan  berbagai bentuk  yang merugikan keuangan negara juga masyarakat kecil yang miskin dan membutuhkan pelayanan maksimal dari pemerintah kota.</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 72.0pt; mso-add-space: auto; text-align: justify; text-indent: -18.0pt; mso-list: l2 level1 lfo3;"><!--[if !supportLists]--><strong>n.<span style="font-weight: normal; font-stretch: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-family: 'Times New Roman';">      </span></strong><!--[endif]--><strong>Perbuatan Asusila /Kejahatan Seksual</strong></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 72.0pt; mso-add-space: auto; text-align: justify;">Pemerkosaan atau kejahatan seksual dan lain sebagainya masih menghiasi berbagai media, yang juga meresahkan masyarakat. Hal ini kebanyakan dilakukan oleh pemuda dan mahasiswa, termausk anak-anak.</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 72.0pt; mso-add-space: auto; text-align: justify; text-indent: -18.0pt; mso-list: l2 level1 lfo3;"><!--[if !supportLists]--><strong>o.<span style="font-weight: normal; font-stretch: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-family: 'Times New Roman';">      </span></strong><!--[endif]--><strong>Kejahatan Seksual oleh  Orang Tua</strong></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 72.0pt; mso-add-space: auto; text-align: justify;">Muncul fenomena kejahatan seksual  yang dilakukan oleh kelompok orang tua terhadap anak-anak  khususnya yang masih kecil.</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 72.0pt; mso-add-space: auto; text-align: justify; text-indent: -18.0pt; mso-list: l2 level1 lfo3;"><!--[if !supportLists]--><strong>p.<span style="font-weight: normal; font-stretch: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-family: 'Times New Roman';">      </span></strong><!--[endif]--><strong>Pencurian</strong></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 72.0pt; mso-add-space: auto; text-align: justify;">Peristiwa Pencurian semakin meningkat  dengan berbagai  modus operandi, yang sering meresahkan kelompok masyarakat tertentu. Hal ini bisa terjadi akibat system keamanan lingkungan yang rapuh atau belum tertata  secara konsisten atau berkesinambungan.  Pos Kamling dibuat ketika muncul masalah-masalah  yang menghebohkan, sesudah itu  tidak aktif lagi.</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 72.0pt; mso-add-space: auto; text-align: justify; text-indent: -18.0pt; mso-list: l2 level1 lfo3;"><!--[if !supportLists]--><strong>q.<span style="font-weight: normal; font-stretch: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-family: 'Times New Roman';">      </span></strong><!--[endif]--><strong>Penataan Ruang</strong></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 72.0pt; mso-add-space: auto; text-align: justify;">Penataan ruang kota yang belum maksimal, membawa dampak bagi wajah kota yang semraut dan juga menimbulkan berbagai bencana ketika musim penghujan tiba.</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 72.0pt; mso-add-space: auto; text-align: justify;"> </p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 72.0pt; mso-add-space: auto; text-align: justify; text-indent: -18.0pt; mso-list: l2 level1 lfo3;"><!--[if !supportLists]--><strong>r.<span style="font-weight: normal; font-stretch: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-family: 'Times New Roman';">        </span></strong><!--[endif]--><strong>Pengetahuan dan Kesadaran Hukum Masyarakat Kota</strong></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 72.0pt; mso-add-space: auto; text-align: justify;">Patut diakui bahwa pengetahuan hukum masyarakat masih sangat rendah.  Akibatnya terkait dengan kesadaran hukum masyarakat kota dalam berbagai bidang. Belum terbentuk lembaga  dan media yang dapat memberikan informasi hukum dan informasi lainya secara baik yang bisa diakses oleh amsyarakat kota.</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 72.0pt; mso-add-space: auto; text-align: justify;"> </p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 54.0pt; mso-add-space: auto; text-align: justify; text-indent: -18.0pt; mso-list: l0 level1 lfo2;"><!--[if !supportLists]--><strong>2.<span style="font-weight: normal; font-stretch: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-family: 'Times New Roman';">       </span></strong><!--[endif]--><strong>Bidang Pertahanan dan Keamanan</strong></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 54.0pt; mso-add-space: auto; text-align: justify;"><strong> </strong></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 72.0pt; mso-add-space: auto; text-align: justify; text-indent: -18.0pt; mso-list: l4 level1 lfo4;"><!--[if !supportLists]--><strong>a.<span style="font-weight: normal; font-stretch: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-family: 'Times New Roman';">       </span></strong><!--[endif]--><strong>Pos –Pos Militer</strong></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 72.0pt; mso-add-space: auto; text-align: justify;"> Pos Pos Militer di berbagai sudut Kota<br /> sampai saat masih ditemukan pos-pos militer pada beberapa sudut kota, mengidikasikan  seakan-akan Maluku atau kota Ambon belum sepenuhnya  aman.  </p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 72.0pt; mso-add-space: auto; text-align: justify; text-indent: -18.0pt; mso-list: l4 level1 lfo4;"><!--[if !supportLists]--><strong>b.<span style="font-weight: normal; font-stretch: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-family: 'Times New Roman';">      </span></strong><!--[endif]--><strong>Isu-Isu Gerakan Pengacau / Separatis</strong></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 72.0pt; mso-add-space: auto; text-align: justify;">Isu-isu gerakan kelompok pengacau atau kelompok Separatis yang dihembuskan oleh oknum atau kelompok tertentu, perlu dikaji dan diberikan pencerahan-pencerahan  berdasarkan pandangan hidup atau  ideology yang disepakati bersama</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 72.0pt; mso-add-space: auto; text-align: justify; text-indent: -18.0pt; mso-list: l4 level1 lfo4;"><!--[if !supportLists]--><strong>c.<span style="font-weight: normal; font-stretch: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-family: 'Times New Roman';">       </span></strong><!--[endif]--><strong>Perilaku dan Tindakan  Anggota Polri yang cenderung Arogan</strong></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 72.0pt; mso-add-space: auto; text-align: justify;">Dalam melaksanakan tugasnya sebagai pengayom atau pelindung masyarakat, polisi belum  sepenuhnya memperlihatkan jati diri atau eksistensinya sebagai polisi yang  humanis, tetapi cenderung arogan dan melakukan perbuatan melawan hukum.</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 72.0pt; mso-add-space: auto; text-align: justify; text-indent: -18.0pt; mso-list: l4 level1 lfo4;"><!--[if !supportLists]--><strong>d.<span style="font-weight: normal; font-stretch: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-family: 'Times New Roman';">      </span></strong><!--[endif]--><strong>Isu-Isu  Gerakan Radikal  melalui Agama</strong></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 72.0pt; mso-add-space: auto; text-align: justify;">Isu-isu yang dikembangkan terkait dengan hadirnya kelompok radikal  dari agama tertentu, membutuhkan perhatian dan penangaan serius, sehingga tidak menimbulkan bibit konflik baru. Isu-isu secara nasional sering dihembuskan ke daerah, tanpa memikirkan dampak negatifnya bagi masyarakat kota Ambon yang masih trauma akibat konflik.</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 72.0pt; mso-add-space: auto; text-align: justify; text-indent: -18.0pt; mso-list: l4 level1 lfo4;"><!--[if !supportLists]--><strong>e.<span style="font-weight: normal; font-stretch: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-family: 'Times New Roman';">      </span></strong><!--[endif]--><strong>Segregasi  penduduk kota  yang semakin kental</strong></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 72.0pt; mso-add-space: auto; text-align: justify;">Akibat konflik maka  sebagian besar masyarakat kota yang menjadi korban  ,mulai membangun kehidupan berdasarkan segregasi tertentu. Hal ini perlu dipikirkan untuk mulai membangun hidup bersama lagi sebagai warga kota yang plural.</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 72.0pt; mso-add-space: auto; text-align: justify; text-indent: -18.0pt; mso-list: l4 level1 lfo4;"><!--[if !supportLists]--><strong>f.<span style="font-weight: normal; font-stretch: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-family: 'Times New Roman';">        </span></strong><!--[endif]--><strong>Pengaruh  Media Masa </strong></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 72.0pt; mso-add-space: auto; text-align: justify;">Media masa mempunyai pengaruh yang luar biasa untuk membentuk opini masyarakat. Jika dicermati  terdapat media masa yang digunakan  untuk kepentingan politik tertentu yang bisa saja berpengaruh signifikan terhadap  keamanan masyarakat kota. Sering berita-berita yang dimunculkan sifatnya tendensius, sehingga memberikan image yang kurang baik bagi kehidupan masyarakat kota.</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 54.0pt; mso-add-space: auto; text-align: justify; text-indent: -18.0pt; mso-list: l0 level1 lfo2;"><!--[if !supportLists]--><strong>3.<span style="font-weight: normal; font-stretch: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-family: 'Times New Roman';">       </span></strong><!--[endif]--><strong>Bidang Ketertiban Masyarakat</strong></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 72.0pt; mso-add-space: auto; text-align: justify; text-indent: -18.0pt; mso-list: l3 level1 lfo5;"><!--[if !supportLists]--><strong>a.<span style="font-weight: normal; font-stretch: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-family: 'Times New Roman';">       </span></strong><!--[endif]--> <strong>Sistem Keamanan lingkungan yang rapuh</strong></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 72.0pt; mso-add-space: auto; text-align: justify;">Sistem keamanan lingkungan yang dilaksanakan di kota Ambon, sifatnya  cenderung temporer dan tidak kontinnyu. Hal ini belum dianggap sebagai suatu kebutuhan dalam rangka menjaga ketertiban dan kemanan lingkungan masing-masing.  Diwaktu mendatang perlu diatur dan ditata secara baik  dan berkelanjutan.</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 72.0pt; mso-add-space: auto; text-align: justify; text-indent: -18.0pt; mso-list: l3 level1 lfo5;"><!--[if !supportLists]--><strong>b.<span style="font-weight: normal; font-stretch: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-family: 'Times New Roman';">      </span></strong><!--[endif]--><strong>Kehadiran Anak-Anak Terlantar/Jalanan</strong></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 72.0pt; mso-add-space: auto; text-align: justify;">Anak-anak jalanan yang kebanyaka berasal dari luar kota Ambon semakin  banyak terdapat pada sudut-sudut kota . Kebanyakan menggunakan ruas-ruas jalanjuga trotoar dan pasar-pasar sebagai tempat untuk tidur dimalam hari sesuadh siang hari mulai beroperasi lagi.</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 72.0pt; mso-add-space: auto; text-align: justify; text-indent: -18.0pt; mso-list: l3 level1 lfo5;"><!--[if !supportLists]--><strong>c.<span style="font-weight: normal; font-stretch: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-family: 'Times New Roman';">       </span></strong><!--[endif]--><strong>Sistem Pencatatan Kependudukan yang kurang memadai</strong></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 72.0pt; mso-add-space: auto; text-align: justify;">Sampai saat ini masih ditemukan orang-orang yang mempunyai KTP lebih dari satu.  Ketika masuk kota Ambon masih diberi peluang oleh</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 72.0pt; mso-add-space: auto; text-align: justify; text-indent: -18.0pt; mso-list: l3 level1 lfo5;"><!--[if !supportLists]--><strong>d.<span style="font-weight: normal; font-stretch: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-family: 'Times New Roman';">      </span></strong><!--[endif]--><strong>Sistem Koordinasi  dalam  pemerintahan yang belum mantap</strong></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 72.0pt; mso-add-space: auto; text-align: justify;">Dalam rangka penataan system pemerintahan secara baik ternyata belum sepenuhnya dilakukan suatu koordiansi secara baik pada semua level pemerintahan, sehingga belum tercipta suatu gerak yang teratur dan terarah. Untuk menangani sampah saja belum ada koordiansi yang baik antara RT. RW, Lurah danjJuga Camat</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 72.0pt; mso-add-space: auto; text-align: justify; text-indent: -18.0pt; mso-list: l3 level1 lfo5;"><!--[if !supportLists]--><strong>e.<span style="font-weight: normal; font-stretch: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-family: 'Times New Roman';">      </span></strong><!--[endif]--><strong>Banyaknya Pedagang Kaki Lima ( PKL )</strong></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 72.0pt; mso-add-space: auto; text-align: justify;">Muncul para pedagang kaki lima yang jumlahnya semakin bertambah dibandingkan dengan luasnya lahan yang disediakan pemerintah daerah untuk aktivitas berjualan mengakibatkan semrautnya penataan    kota dan membuat pemandangan yang kurang baik.</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 72.0pt; mso-add-space: auto; text-align: justify; text-indent: -18.0pt; mso-list: l3 level1 lfo5;"><!--[if !supportLists]--><strong>f.<span style="font-weight: normal; font-stretch: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-family: 'Times New Roman';">        </span></strong><!--[endif]--><strong> Lokalisasi atau Tempat Maksiat </strong></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 72.0pt; mso-add-space: auto; text-align: justify;">Lokalisasi atau tempat maksiat masih muncul dibeberapa wilayah kota, namun modus baru yang muncul adalah menggunakan hotel-hotel kecil yang tarifnya murah dengan hitungan jam tertentu ( shoirt time )</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 72.0pt; mso-add-space: auto; text-align: justify; text-indent: -18.0pt; mso-list: l3 level1 lfo5;"><!--[if !supportLists]--><strong>g.<span style="font-weight: normal; font-stretch: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-family: 'Times New Roman';">       </span></strong><!--[endif]--><strong>Menjamur Tempat Hiburan ( Karaoke )</strong></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 72.0pt; mso-add-space: auto; text-align: justify;">Menjamurnya  tempat hiburan malam pada berbagai sudut kota, perlu diikuti dengan system pengamanan yang ketat, sehingga tidak menimbulkan berbagai masalah.</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 72.0pt; mso-add-space: auto; text-align: justify; text-indent: -18.0pt; mso-list: l3 level1 lfo5;"><!--[if !supportLists]--><strong>h.<span style="font-weight: normal; font-stretch: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-family: 'Times New Roman';">      </span></strong><!--[endif]--><strong>Menjamurnya Jasa Pijit berkedok Seks</strong></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 72.0pt; mso-add-space: auto; text-align: justify;">Di berbagai Koran muncul iklan  pijit tradisonal, yang tidak mau dihubungi dengan SMS namun telepon langsung. Dalam banyak kasus jasa ini berlanjut dengan pelayanan seksual.</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 72.0pt; mso-add-space: auto; text-align: justify; text-indent: -18.0pt; mso-list: l3 level1 lfo5;"><!--[if !supportLists]--><strong>i.<span style="font-weight: normal; font-stretch: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-family: 'Times New Roman';">        </span></strong><!--[endif]--><strong>Munculnya Sindikasi  Kelompok anak  peminta-minta</strong></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 72.0pt; mso-add-space: auto; text-align: justify;">Terdapat sindikasi tertantu yang memanfaatkan anak-anak sebagai peminta-minta pada lokais lokasi tertentu. Hal ini membuat pemandangan yang kurang baik  dan mangganggu aktivitas masyarakat.</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 72.0pt; mso-add-space: auto; text-align: justify; text-indent: -18.0pt; mso-list: l3 level1 lfo5;"><!--[if !supportLists]--><strong>j.<span style="font-weight: normal; font-stretch: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-family: 'Times New Roman';">        </span></strong><!--[endif]--><strong>Pengangguran dan Sulitnya Lapangan Kerja</strong></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 72.0pt; mso-add-space: auto; text-align: justify;">Belum adanya kebijakan untuk menciptakan lapangan pekerjaan baru, mengakibatkan munculnya pengangguran yang semakin banyak dan hal ini pasti berpengaruh pada berbagai hal yang terkkait dengan keamanan dan ketertiban masyarakat.</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 72.0pt; mso-add-space: auto; text-align: justify; text-indent: -18.0pt; mso-list: l3 level1 lfo5;"><!--[if !supportLists]--><strong>k.<span style="font-weight: normal; font-stretch: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-family: 'Times New Roman';">       </span></strong><!--[endif]--><strong>Kemiskinan</strong></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 72.0pt; mso-add-space: auto; text-align: justify;"><strong>Angka kemiskinanan di kota yang masih sangat tinggi, sehingga hal itu juga menjadi factor pemicu terjadinya berbagai kejahatan lainnya misalnya pencurian dan sebagainya.</strong></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 72.0pt; mso-add-space: auto; text-align: justify; text-indent: -18.0pt; mso-list: l3 level1 lfo5;"><!--[if !supportLists]--><strong>l.<span style="font-weight: normal; font-stretch: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-family: 'Times New Roman';">        </span></strong><!--[endif]--><strong>Penataan sarana dan prasarana infrastruktur jalan raya ( trotoar )</strong></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 72.0pt; mso-add-space: auto; text-align: justify;"><strong>Kebijakan untuk menata berbagai infrastruktur khusus jalan  belum sepenuhnya memberikan hasil yang maksimal, malah mendapat perlawanan  dari  pihak-pihak yang menggunakannya. </strong></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 72.0pt; mso-add-space: auto; text-align: justify; text-indent: -18.0pt; mso-list: l3 level1 lfo5;"><!--[if !supportLists]--><strong>m.<span style="font-weight: normal; font-stretch: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-family: 'Times New Roman';">    </span></strong><!--[endif]--><strong>Munculnya Geng-Geng Motor di malam hari</strong></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 72.0pt; mso-add-space: auto; text-align: justify;">Hampir setiap malam muncul kelompok anak muda dengan menggunaklan jenis motor tertentu  dan ngebut-ngebutan, namun belum bisa ditangani atau ditindak secara tegas oleh aparat kepolisian.</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 72.0pt; mso-add-space: auto; text-align: justify; text-indent: -18.0pt; mso-list: l3 level1 lfo5;"><!--[if !supportLists]--><strong>n.<span style="font-weight: normal; font-stretch: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-family: 'Times New Roman';">      </span></strong><!--[endif]--><strong>Kelompok Demontran bayaran</strong></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 72.0pt; mso-add-space: auto; text-align: justify;">Fenomena baru  dan juga  merupakan suatu realitas  bahwa demo-demo yang dilakukan akhir-alhir ini ternyata tidak muruni kepentingan kelompok tertsebut, namun terdapat kelompok-kelompok yang dibayar oleh oknum atau mereka yang mempunyai kepentingan tertentu.  Jadi semakin maraknya demontrasi, hanya untuk untuk memenuhi kepentingan tertentu saja.</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 72.0pt; mso-add-space: auto; text-align: justify; text-indent: -18.0pt; mso-list: l3 level1 lfo5;"><!--[if !supportLists]--><strong>o.<span style="font-weight: normal; font-stretch: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-family: 'Times New Roman';">      </span></strong><!--[endif]--><strong> Sarana Perumahan bagi Kelompok Masyarakat Menengah Kebawah</strong></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 72.0pt; mso-add-space: auto; text-align: justify;">Kelompok masyarakat miskin atau menegah kebawah masih banyak yang belum memiliki rumah yang memadai</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 72.0pt; mso-add-space: auto; text-align: justify; text-indent: -18.0pt; mso-list: l3 level1 lfo5;"><!--[if !supportLists]--><strong>p.<span style="font-weight: normal; font-stretch: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-family: 'Times New Roman';">      </span></strong><!--[endif]--><strong>Tingkat Kepadatan penduduk Kota tidak sebanding dengan daya dukung </strong></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 72.0pt; mso-add-space: auto; text-align: justify;">Tingkat kepadatan penduduk merupakan masalah serius  dan berpengaruh signifikan  terkait dengan ketertiban masyarakat</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify; text-indent: -18.0pt; mso-list: l1 level1 lfo1;"><!--[if !supportLists]-->E.<span style="font-stretch: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-family: 'Times New Roman';">       </span><!--[endif]--><strong>Penutup</strong></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify;">Demikinalha beberapa hal pokok yang sempat direkam dan akan menjadi bahan diskusi bersama. Semoga bermanfaat.</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify;"> </p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify;"> </p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify;"> </p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify;"> </p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify;"> </p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify;"><strong>Catatan  :</strong></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify;">Peran Perempuan harus ditonjolkan. Optimalkan peran perempuan</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify;">Kesadaran Masyarakat  perlu ditingkatkan.</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify;">Konsep pembangunan infra struktur dan sumberdaya manusia</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify;">Konsep revolusi sampah ( butuh kesadaran masyarakat )</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify;">Butuh Aksi Nyata dari para pemimpin/Niat</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"> </p>
<p class="MsoListParagraphCxSpLast" style="text-align: justify;"> </p>
<p>The post <a href="https://fh.unpatti.ac.id/pembinaan-dan-pengembangan-kota-ambon-di-tinjau-dari-perspektif-budaya-dan-hukum/">PEMBINAAN DAN PENGEMBANGAN  KOTA  AMBON  DI TINJAU DARI PERSPEKTIF BUDAYA DAN HUKUM</a> appeared first on <a href="https://fh.unpatti.ac.id">Fakultas Hukum Universitas Pattimura</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://fh.unpatti.ac.id/pembinaan-dan-pengembangan-kota-ambon-di-tinjau-dari-perspektif-budaya-dan-hukum/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
