<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>veni vidi vici Archives - Fakultas Hukum Universitas Pattimura</title>
	<atom:link href="https://fh.unpatti.ac.id/tag/veni-vidi-vici/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://fh.unpatti.ac.id/tag/veni-vidi-vici/</link>
	<description>Ad Augusta Per Angusta</description>
	<lastBuildDate>Thu, 26 Jul 2012 03:59:35 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://fh.unpatti.ac.id/wp-content/uploads/2020/05/favicon.ico</url>
	<title>veni vidi vici Archives - Fakultas Hukum Universitas Pattimura</title>
	<link>https://fh.unpatti.ac.id/tag/veni-vidi-vici/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>VENI, VIDI, VICI</title>
		<link>https://fh.unpatti.ac.id/veni-vidi-vici/</link>
					<comments>https://fh.unpatti.ac.id/veni-vidi-vici/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[FHukum CMSMaster]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Jul 2012 03:59:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Tata Negara / Hukum Administrasi Negara]]></category>
		<category><![CDATA[joko widodo]]></category>
		<category><![CDATA[jokowi]]></category>
		<category><![CDATA[pemilukada DKI]]></category>
		<category><![CDATA[veni vidi vici]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://103.56.70.113/index.php/2012/07/26/veni-vidi-vici/</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#160; VENI, VIDI,&#160; VICI&#160; Oleh :&#160; M.J.Saptenno. Kemenangan Jokowi dalam Pemilukada&#160; DKI&#160; putaran pertama tanggal 11 Juli tahun 2012,&#160; membuka tabir baru perpolitikan Indonesia.&#160; Jokowi mampu&#160; meruntuhkan&#160; hasil suvery&#160; beberapa lembaga survey yang selama ini dipandang paling berkompeten.&#160; Hasil sebelumnya&#160; sebelumnya&#160; mengunggulkan&#160; Fauzy Bowo alias Poke, (incumbent )&#160; jauh di atas para kandidat yang lain. [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://fh.unpatti.ac.id/veni-vidi-vici/">VENI, VIDI, VICI</a> appeared first on <a href="https://fh.unpatti.ac.id">Fakultas Hukum Universitas Pattimura</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p> 	&nbsp;</p>
<p style="text-align: center; "> 	<strong><span style="font-size:20px;">VENI, VIDI,&nbsp; VICI&nbsp;</span></strong></p>
<p style="text-align: center; "> 	<strong><span style="font-size:20px;">Oleh :&nbsp; M.J.Saptenno.</span></strong></p>
<p style="text-align: justify; "> 	Kemenangan Jokowi dalam Pemilukada&nbsp; DKI&nbsp; putaran pertama tanggal 11 Juli tahun 2012,&nbsp; membuka tabir baru perpolitikan Indonesia.&nbsp; Jokowi mampu&nbsp; meruntuhkan&nbsp; hasil suvery&nbsp; beberapa lembaga survey yang selama ini dipandang paling berkompeten.&nbsp; Hasil sebelumnya&nbsp; sebelumnya&nbsp; mengunggulkan&nbsp; Fauzy Bowo alias Poke, (incumbent )&nbsp; jauh di atas para kandidat yang lain. Rakyat bicara&nbsp; lain, ternyata Poke harus mengakui keunggulan Jokowi. Kandidat luar Jakarta&nbsp; yang mampu meruntuhkan benteng pertahanan imcumbent yang populartiasnya tidak diragukan lagi. Rakyat semakin cerdas dan pandai membaca tanda tanda zaman.&nbsp; Poke belum mampu meyakinkan rakyat Jakarta, yang merupakan barometer perpolitikan di Indonesia.<br /> 	Suara Poke terbantu karena kebetulan&nbsp; incumbent saja . Dimata rakyat kekuasaan bukan lagi instrumen untuk mengebiri kedaulatannya. Rakyat berhak menentukan pilihannya sendiri. Rakyat sekarang tidak mudah diintimidasi. Hasil survey versus demokrasi, sebenarnya&nbsp; merupakan barometer politik,&nbsp; moral dan hati nurani rakyat.&nbsp; Rakyat tidak bisa dibohongi lagi. Teori&nbsp; dan teknik&nbsp; survey,&nbsp; tumbang dipintu gerbang demokrasi. Indikator keberhasilan melalui&nbsp; survey tidak bisa lagi&nbsp; dijadikan&nbsp; satu satunya ukuran.&nbsp; Bibit bibit demokrasi mulai tumbuh dan bersemi di Ibu Kota. Harumnya&nbsp; membahana keseantero negeri.&nbsp; Lembaga survey harus belajar dari kekalahan Poke pada putaran pertama ini dan tidak mudah mengumbar janji dan harapan yang tidak pasti.</p>
<p style="text-align: justify; "> 	Jokowi&nbsp; Luar Biasa<br /> 	Diluar dugaan Jokowi melejit ibarat roket. Perbedaan mencolok membuat pengamat politik kewalahan. Ilmuan politik bingung, mencermati&nbsp; gelagat rakyat yang piawai mengembos incumbent . Jokowi luar bisa karena mampu merebut hati rakyat. Rakyat butuh pemimpin yang tahu rasa bukan rasa tahu.&nbsp; Pemimpin yang dapat melakukan perubahan yang radikal. Jokowi mampu membungkan incumbent dengan jurus jurus politik konvensional namun ampuh. Sosok Jokowi adalah model pemimpin kontemporer dan visioner saat ini yang patut dicontohi.&nbsp; Dengan&nbsp; cara sederhana ia mampu merubah situasi dan alur pikir masyarakat Jakarta untuk membidik sosok asing yang bertarung pada wilayah kekuasaan penuh misteri .&nbsp; Adonan politik Jokowi matang dan laku terjual, karena enak dan&nbsp; berkualitas. Tidak banyak bicara dan mengmbar jani selain, datang,&nbsp; duduk, diam dan rasakan rintihan rakyat jelata .&nbsp; Rakyat Jakarta yang memilih Jokowi sangat percaya bahwa&nbsp; kehadiran Jokowi pasti&nbsp; membawa perubahan.</p>
<p style="text-align: justify; "> 	&nbsp; Veni , Vidi, Visi<br /> 	Mungkin Jokowi paham betul tentang slogan terkenal Julius Caesar,&nbsp; 47 SM, yang mengandung&nbsp; makna saya datang, saya lihat dan saya menang. Sadar&nbsp; atau tidak Jokowi mempraktekan apa kata Julius Caesar di atas. Ternyata ia mampu mematahkan kalkuasi politik dan hasil suvery, yang sering membingungkan masyarakat. Jokowi&nbsp; membuat tim incumbent panik . Rapat tertutup digelar sesudah laporan quick count, menunjukan bahwa hitungan politik meleset jauh dari perkiraan semula. Jokowi memahami suasana kebatinan yang sementara merambah masyarakat Jakarta Hanya dengan senyum dan bahasa tubuh&nbsp; yang santun&nbsp; rakyat berpaling mendukung pendatang baru dipanggung perpolitikan Ibu Kota yang sarat dengan berbagai penyakit sosial.&nbsp; Rakyat Jakarta memang cerdas menentukan pilihan.&nbsp;&nbsp; Rakyat&nbsp; butuh pemimpin kontemporer dan visoner yang memliki integritas yang tinggi. Selamat berjuang dan&nbsp; sukses diputaran kedua,&nbsp;&nbsp; sang kandidat Gubernur perubahan.</p>
<p> 	&nbsp;</p>
<p> 	&nbsp;</p>
<p> 	&nbsp;</p>
<p> 	&nbsp;</p>
<p> 	&nbsp;</p>
<p> 	&nbsp;</p>
<p>The post <a href="https://fh.unpatti.ac.id/veni-vidi-vici/">VENI, VIDI, VICI</a> appeared first on <a href="https://fh.unpatti.ac.id">Fakultas Hukum Universitas Pattimura</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://fh.unpatti.ac.id/veni-vidi-vici/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
