Yudisium daring April 2020

Yudisium Daring Lulusan Sarjana Fakultas Hukum Periode April 2020

Berita

Unpatti,- Pelaksanaan Yudisium dan Penggelaran Fakultas Hukum Universitas Pattimura yang digelar pada 18 Juni 2020, merupakan proses akademik sebagai penilaian akhir dan penetapan penilaian serta kelulusan bagi 114 orang lulusan yang selama ini telah menempuh studi selama jangka waktu tertentu.

Acara Rapat Senat Terbuka Luar Biasa Yudisium dan Penggelaran Lulusan Fakultas Hukum Universitas Pattimura Priode April 2020 dimulai dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, dan dibuka oleh Ketua Senat Fakultas Hukum Unpatti Dr. Hendrik Salmon, S.H. M.H. Acara dilanjutkan dengan pembacaan surat keputusan, Pembacaan Panca Purna Ikrar Lulusan Sarjana Fakultas HUkum Universitas Pattimura oleh salah satu Lulusan Cumlaude Veral Hendisco Pattipeilohy (IP.3,84), pengukuhan lulusan Fakultas Hukum UNPATTI dilakukan oleh Dekan Fakultas Hukum Dr. Rory J. Akyuwen, S.H., M.Hum, dilanjutkan dengan penyerahan lulusan kepada Ketua Ikatan Alumni Fakultas Hukum yang di wakili oleh Wakil Dekan BIdang Akademik Dr. Elsa Toule, S.H., M.S., dan di akhiri dengan penutupan Rapat Senat Terbuka Luar biasa oleh Ketua Senat.

Cumlaude

Adapun nama-nama lulusan Cum Laude Yudisium Priode April 2020: Paskhalita Kristi Metekohy (3,89), Arter Lukas Tulia (3,85), Veral Hendrisco Pattipeilohy (3,84), Jacomina Lorhi Sigmarlatu (3,83), Valentino Dinattra Soplantila (3,76), Fitria Wally (3,76), Grace Sella Firdayanti (3,74), Jihan Salsabillah (3,73), Lumongga Resliana Monica Silitonga (3,72), Rosida Leasa (3,69), Rinta Wati Sihombing (3,66), Febriyanti Angsana (3,63), Galitia Angwarmasse (3,63), Lidya Glodya Waas (3,62), Emma Mbacit Tatipatta (3,61), Linda Glodya Angkotta (3,60), Soraya Syara Peea (3,58), Vendly Robert Patty (3,57), Santysa Siyahailatua (3,57), Diana Vina Cimey Wakim (3,57), Syenie Angela Pattiasina (3,56), Michelle Vebry Papilaya (3,52), Richard Rinardo Patras (3,5).

Sambutan – sambutan

Perwakilan lulusan terbaik Pascalita Metekohi (IP. 3,89) dalam sambutanya mengucapkan terimakasih kepada Bunda Asuh Fakultas Hukum terkhususnya kepada Dekan beserta para Wakil Dekan, Kabag Kasubag, Staf Kependidikan, Kaprodi terkhususnya para Dosen yang sudah membagikan ilmunya, memberi kasih sayang serta berbagai pengalaman kepada para lulusan. “Begitu banyak perjuangan untuk membentuk kami menjadi mahasiswa yang sebenarnya, hingga bisa duduk pada acara Yudisium hari ini. Kami sadar kami tidak dapat membalas semua kebaikan bapak dan ibu , kami bertekad untuk mengamalkan semua yang telah diberikan agar bermanfaat bagi banyak orang”.

Lanjutnya begitu banyak tantangan yang dihadapi di tengah-tengah pandemi Covid-19 yang membuat sebagian dari kita harus melaksanakan ujian sarjana secara daring bahkan acara Yudisium di hari ini, namun itu semua tidak mengurangi wibawa akademik dari proses tersebut.

“Setelah kita menyelesaikan pendidikan sarjana disini, diluar sana tantangan menunggu, negeri memanggil dan masyarakat menanti kebermanfaatan kita. Kita akan menjadi banyak profesi, kita juga akan berada di tempat yang begitu beragam, namun apapun itu sudah seharusnya kita menjadi sebuah inspirasi, menjadi sebuah solusi dan menjadi sebuah kebaikan dari ilmu yang telah kita miliki.” Ungkap Pascalita.

Dekan Fakultas Hukum Universitas Pattimura, Dr. Rory J. Akyuwen, S.H., M.Hum. dalam sambutanya menyampaikan bahwa Fakultas Hukum Universitas Pattimura tetap menggelar Yudisium, karena sesungguhnya pandemi Covid-19 bukan menjadi penghalang untuk penyelesaian studi mahasiswa, dan Fakultas Hukum ingin menunjukan bahwa mahasiswa tidak boleh dikorbankan hanya kondisi pandemi ini. Lanjut dikatakan Yudisium yang diselenggarakan adalah soal kepastian kepada mahasiswa untuk mendapatkan ijazah dan pemberian gelar sebagai seorang Sarjana Hukum. Untuk itu Fakultas Hukum harus terus berinovasi supaya kepentingan mahasiswa tetap dinomor satukan, ujarnya.

Pertama dalam sejarah Fakultas

Rektor Universitas Pattimura Prof. Dr. M. J. Saptenno, S.H., M.Hum. mengatakan Yudisium saat ini adalah peristiwa yang pertama terjadi di Fakultas Hukum dan Universitas Pattimura. Begitu banyak proses yang dilakuakan secara online atau daring antara lain perkuliahan, ujian dan akhirnya Yudisium, ini merupakan dampak dari pandemi covid-19 dan hal tersebut juga berdampak secara global,  hampir semua Negara di Dunia mengalami hal yang sama dan berimbas pada lembaga – lembaga pendidikan tinggi di dunia, begitu banyak aspek yang dirugikan sehingga mempengaruhi tatanan kehidupan manusia.

Rektor mengucapkan terima kasih kepada Dekan dan pimpinan Fakultas Hukum serta Ketua Senat beserta anggota senat yang telah melakukan proses Yudisium dan penggelaran secara daring. Pada panduan yang di berikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tentang Kampus Merdeka dan Merdeka Belajar, pada saat ini tanpa dibuatkan program yang khusus proses tersebut tetap berjalan dengan sendirinya di tengah pandemi Covid-19, oleh karena itu tidak perlu takut dan ragu tapi dibutuhkan langkah – langkah strategi untuk menuju pada satu era yaitu era New Normal.

Lanjut dikatakan, imbas keadaan pandemi yang terjadi saat ini memberi tantangan dan tanggungjawab kepada kita sebagai ilmuwan-ilmuwan muda yang sebentar nanti lulus untuk berpikir strategis dan mampu menciptakan pekerjaan – pekerjaan secara mandiri. “ Sebagai lulusan Fakultas Hukum Universitas Pattimura harus mampu untuk menciptakan aturan – aturan, mendorong pemerintah baik pusat maupun daerah dan mengajak masyarakat untuk taat pada aturan sehingga semua itu bermakna bagi kehidupan Bangsa dan Negara termasuk masyarakat di Maluku dan kota Ambon.”

“Jangan lupa pada Bunda Asuh Fakultas Hukum Universitas Pattimura dengan segala kekurangan dan keterbatasan dalam proses pengajaran sehingga saudara-saudara dapat menjadi sarjana yang paripurna, dan tetap menjaga nama baik lembaga ini dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara.” Tuturnya.

Pada kesempatan itu Rektor mengucapkan terima kasih kepada orangtua dan wali yang mempercayakan lembaga ini mendidik anak – anaknya dalam kondisi saat ini. “Kalau ada kekurangan dan keterbatasan kami minta maaf dan dapat memahaminya, doakanlah lembaga ini supaya lembaga ini tetap berdiri kokoh dalam melaksanakan tugas walaupun dinamika dan tatanan global berubah dengan luar biasanya”

Yudisium yang digelar secara daring melalui aplikasi zoom meeting ini dilaksanakan 2 tahap, tahap pertama diikuti oleh 60 lulusan sarjana, dan tahap kedua 54 lulusan sarjana, total 114 lulusan sarjana perode April 2020.

Ada tradisi yang berbeda pada pelaksanaan Yudisium kali ini, dimana biasanya kalung (Gordon) dan tabung diserahkan oleh Dekan dan Wakil Dekan Bidang Akademik, namun kali ini, kalung dan tabung diserahkan orang tua/wali lulusan kepada anak mereka.

Sumber :  Humas UNPATTI